Di persimpangan
Tidak terasa ternyata sudah hari Jumat lagi. Ini artinya saatnya untuk Jumatan kembali. No big deal, tinggal datang ke masjid, dengerin khutbah Jumat, kemudian shalat Jumat. Masalahnya muncul kalau datangnya ke masjid telat. Sehingga hampir dipastikan tidak dapat tempat yang layak. Ini jadi pelajaran tersendiri, “Jangan sampai telat pergi Jumatan”.
Tempat tinggal saya terletak di antara dua masjid kecil, let say Masjid Utara dan Masjid Selatan. Posisinya hampir persis di tengah-tengahnya dan jaraknya tidak terlalu jauh, hanya beberapa blok (rumah) dari kost saya. Jadi kalau pengen shalat berjamaah bisa memilih antara dua masjid ini.
Siang ini saya sedikit bingung akan jumatan di masjid mana. Kalau Masjid Utara: selesainya lebih lama tetapi karpetnya lebih bersih dan lebih tenang (tidak ada anak kecil yang tiba-tiba teriak mengagetkan). Sedangkan Masjid Selatan: selesainya lebih cepat tetapi karpetnya agak kotor, sehingga tidak kuat kalau sujud lama-lama plus ada bonus suara-suara yang mengagetkan. Setelah pikir-pikir akhirnya saya pilih Masid Selatan dengan pertimbangan biar cepet selesainya. Karena ada sesuatu yang harus saya bereskan setelah jumatan nanti.
Agar tidak ngantuk selama khutbah berlangsung, saya ikuti saja tips dari pak BR, yaitu menulis kembali poin-poin isi khutbah jumat. Topik utama khutbah jumat minggu ini adalah hal-hal yang bisa merusak amal ibadah kita. Ada 6 poin utama yaitu:
1. Suka mengorek (menyebarkan) aib orang lain.
2. Keras hati
3. Cinta dunia
4. Tidak punya malu
5. Panjang angan-angan
6. [Sorry kelupaan…]
Alhamdulillah, setelah berusaha menghafal ke-enam poin tersebut (meskipun masih juga ada yang terlupa) saya tidak tertidur sampai akhir acara. Dan ternyata benar adanya, saya sudah selesai jumatan sedangkan Masjid Utara belum selesai khutbah Jumat. Gigigigi.
fin!

wah…..mas..yang penting sholatnya aja mas
, kalo fokus..pasti suara bising pun terasa tenang dan tempat kotor pun terasa bersih
sedikit perlu ketenangan jiwa dan batin yang tinggi
sampahdigital
April 16, 2008 at 12:17
pake tabung oksigen, biar betah sujud lama2
Si Melon
April 16, 2008 at 13:34
@sampah digital
yap, idealnya emang gitu se, namun apa daya…
saya berusaha fokus, pas hampir fokus keluarlah suara sekian db, membuyarkan ‘lamunanku’
@si Melon
ehm, ntar sujudnya kelamaan trus dibangunin sama sebelahnya. “Mas-mas, bangun. Masjidnya mau dikunci.”, hehehe..
Agust Andy
April 17, 2008 at 20:47
“1. Suka mengorek (menyebarkan) aib orang lain”
Wah,
) harus mengurangi tontonan infotainment, bacaan thehollywoodgossip.com nih
)
weits header baru, lik guzand. skrg jd petani cengek to? kebetulan, sy grosir, bs murah kn.
i hi hi
inoi(tanpa logi, tanpa -cus lumbricus)
April 20, 2008 at 17:09
@inoi
Namanya jg usaha sampingan mbak Noi. Mumpung harga ‘cengek’ lagi meroket, hihihihi
Tu kebun di loteng kost, skalian ngasih alasan buat ngelihatin simbak cantik putrinya pak RT, hehehe
Agust Andy
April 20, 2008 at 17:57
huahahahahahahahaha … asem arek e. dagang cengek to sekarang. mbaok noi kok ga pernah ol lagi mbak? walah walah mbak noi, kita harus mengurangi baca dan nonton acara infotainment ni. huehehehehehe … si mbak e cantik ra gus? foto ne ndi gus?
winyo
April 21, 2008 at 22:23
Nomer 6 kok lupa? pasti pas bagian ini lagi ngantuk ya? he he he … Salam kenal, terima kasih sudah ke blog saya juga atas link-nya ke NatGeo.
Oemar Bakrie
April 29, 2008 at 07:43
@winyo
Cantik win, tp blum punya potonya euy, hehe..
@Oemar Bakrie
Iya ne, sedikit ngantuk plus memorinya cekak :p
U’re welcome
Agust Andy
Mei 21, 2008 at 21:49
terima kasih sharing info/ilmunya…
saya membuat tulisan tentang “Tidur Ketika Khutbah Jum‘at, Mengapa?!”
silakan berkunjung ke:
http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/hidup-ini-memang-penuh-kelucuan.html
salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/
faisol
Agustus 28, 2008 at 13:40