午前 の 日記

What If..

Februari 20, 2009 · & Komentar

We own everything!

Kata ‘neng itu’, suasana hujan akhir-akhir ini bikin mellow. Tentu saja Anda boleh berpendapat macam-macam. Bisa setuju, bisa juga tidak. Namun nampaknya hujan ini membuat saya semakin malas mellow-kukan apa-apa, kecuali melihat dunia lain alias tidur. Hihihi.

Berhubung saya terlanjur berjanji (dengan diri saya sendiri tentunya) untuk ‘ngantor’ hari ini, apa mau dikata. Meskipun malas masih menyerang, ‘mellow thing’, saya paksakan tetap masuk dan duduk manis di depan komputer sampai saya bosan atau rasa kantuk menyerang. Alhasil, meskipun di depan kompie, tak ada aktivitas produktif yang dihasilkan. Hanya jalan-jalan, ber-facebook ria sampai melampauhi batas ‘hehalalan’, plus baca-baca berita lewat googleReader.

“Gimana kalau tiba-tiba Ibu atau bos Anda join ke facebook, dan jadi teman Anda? Kan nggak enak ya, status, dinding, bahkan foto yang di-tag teman-teman Anda diliatin sama ‘mereka’.”, itulah artikel yang saya singgahi. Saya jadi ingat salah satu sketsa (kalau pinjam istilahnya ExtraVaganza) di salah satu episode The IT Crowd, yaitu FriendFace (salah satu episode kesukaan).

“My mum’s on FriendFace, my mum! It’s opened up another channel of communication with my mum.”

“Isn’t that good?”

“No, it is not good. She’s put down her current mood as ’sensual’.”

“Why didn’t you just not accept her as a friend?”

“Are you an animal? I can’t turn down a friend request from my mum.”

Untungnya si facebook sudah menyediakan pengaturan untuk hal ini. Misalnya siapa saja yang bisa memantau status Anda, siapa saja yang boleh membaca pesan dinding Anda, dsb. Yang perlu dilakukan adalah mengakses Setting -> Privacy Setting -> Profile. Silakan atur-atur saja, apa dan siapa yang boleh melihat apa. Demikian acara mellow kita hari ini. :p

Kategori: Komputer · Sampah
Ditandai: , ,

4 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar