午前 の 日記

Jejak langkah jalan sunyi

Archive for Desember 2007

Selamat 2008

with 2 comments

Bentar lagi (beberapa jam lagi, Insya Allah) kita akan meninggalkan tahun 2007. Banyak kejadian yang terjadi di tahun ini. Salah satunya kejadian kehilangan dua anggota keluarga saya. Biarlah kepahitan-kepahitan di tahun 2007 segera berlalu. Amien!!

.:end:.

Written by Agust

Desember 31, 2007 at 15:26

Ditulis dalam Murmuring

Tagged with ,

Feed Us

leave a comment »

Dilantunkan oleh Serj Tankian, vokalis System of A Down

Maybe we believe
she was ready to go
In the morning light

Maybe you believe
That she was made of gold
In the east where you killed her

You lead us
When you need to feed us
You comfortably delete us
When you need your fetus,

You cheat us when you feed us with the lie,
Stars look out and,
Cheat us when you feed us with the lie,
Stars look out,

Goodbye, goodbye,

She speaks unrehearsed
Languages from skin
In the morning light
Painting shadows on the faces of the dead
In front of their windows,

You cheat us when you feed us with the lie,
Stars look out and,
Cheat us when you feed us with the lie,
Before it’s too late,

Do you know that life is ending,
As we go, the dots connecting,
We had our chance to save the garden,
As it dies, our souls will harden,
With these words chastising your conscience
Were breaking through and praying for transcendence.

But you deceived us all now,

You cheat us when you feed us with the lie,
Stars look out and,
Cheat us when you feed us with the lie, Stars look out,
Cheat us when you feed us with the lie, Stars look out and,
Cheat us when you feed us with the lie, Stars look out.

Written by Agust

Desember 14, 2007 at 15:04

Ditulis dalam Lirik, Musik

Tagged with ,

Sang penghibur

leave a comment »

Oleh Padi

Setiap perkataan yang menjatuhkan
Tak lagi kudengar dengan sunyi
Juga tutur kata yang mencela
Tak lagi kucerna dalam jiwa
Aku bukanlah seorang yang mengerti
Tentang kelihaian membaca hati
Kuhanya pemimpi kecil yang berangan
Tuk merubah nasibnya

Reff:
Oow, bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya

Kugerakkan langkah kaki
Di mana cinta akan bertumpu
kulayangkan jauh mata memandang
Tuk melanjutkan mimpi yang terputus
Masih kucoba mengejar rinduku
Meski peluh membasahi tanah
Lelah penat tak menghalangiku menemukan bahagia

Reff:
Oow, bukankah kupernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya

Oow, bukankah kupernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya

Bukankah hidup hanya perhentian
Tak harus kencang terus berlari
Kehelakan nafas panjang
Tuk siap berlari kembali
Berlari kembali
Melangkahkan kaki menuju cahaya

Bagai bintang yang bersinar
Menghibur yang lelah jiwanya
Bagai bintang yang berpijar
Menghibur yang sedih hatinya

Written by Agust

Desember 6, 2007 at 13:24

Ditulis dalam Lirik, Musik

Tagged with