午前 の 日記

Jejak langkah jalan sunyi

Archive for the ‘pilm’ Category

You Know

with 3 comments

You know you’re getting old when…

You throw your back out on the toilet.
You shave your ears.
Your second wife calls your first wife “ma’am”.
You’re genuinely excited when your prescriptions arrive in the mail.
You read the obits in the newspaper to check the ages of the dead people.
You read a newspaper.
[..]
You pee in morse code — dots and dashes — and have to look down to see when you’re done.
Your doctor says things like “that’s normal for a man your age” and “consider yourself lucky”.
[..]

Hahaha, setelah sekian lama absen dari serial ini 😀

Written by Agust

Maret 22, 2010 at 15:13

Ditulis dalam pilm, Selingan, Sitiran

Tagged with

What’s New

with 4 comments

MicroEmulator, ini adalah emulator buat menjalankan program-program java edisi mikro (J2ME) (MIDP/CLDC). Makasih buat kang mas ByarPet, eh Byaryoga yang telah merekomendasikan program ini. Sorry kalo saya termasuk ndeso dalam hal ginian, soalnya blum pernah mainan J2ME. It’s very-very cool, karena abis ujan, eh keren pisan lah. Banyak fitur keren yang saya jumpai di program ini. Saya jadi bisa me-run shmessenger dan Morange yang tidak bisa dilakukan oleh J2ME WirelessToolkit (CMIIWW). Selamat tinggal YMTiny, jasamu tetap kukenang.

R.E.M. Accelerate – 2008, ini adalah album terbaru manusia gundul itu. Saya baru dapat albumnya beberapa hari yang lalu. Sayangnya saya dapatnya dalam format .flac (lossless) dan disimpan dalam satu file pula. Artinya kalau saya pengen dengerin album ini sama dengan mp3 yang lain, saya harus mengubahnya jadi mp3 dan memutilasinya menjadi beberapa lagu. Ok, no big deal. Converting dilakukan oleh flac converter, kemudian potong-potongnya dilakukan oleh CoolEdit. Setelah semua proses selesai, saatnya menikmati musiknya. Hmmm, saya langsung suka dengan lagu Hollow Man; Supernatural Superserious; dan Living Well is the Best Revenge.

Kopi Aceh, ini adalah kopi. Kali ini saya harus berterimakasih lagi pada nice fella. Beliaunya sudah sudi berbagi kopi dengan saya. Aromanya (baunya) mantap. Rasanya? It tasted like coffee. Lha wong, saya tidak jago membedakan rasa berbagai varian kopi. Jadi rasanya mirip dengan kopi-kopi tubruk yang lain. Ada sedikit rasa asem-asemnya. Huehehe.

Sleepless In Seattle, ini adalah film drama komedi romantis jadul (tahun 1993) yang dibintangi oleh Tom Hanks dan Meg Ryan. Ceritanya si Samuel Baldwin (Tom Hanks) tiba-tiba ditinggal mati oleh istrinya. Dia sedih banget, merasa kehilangan, dan hidupnya jadi berantakan. Singkat cerita, si Sam ini memutuskan untuk pindah ke Seattle (tadinya dia di Chicago) untuk memulai hidup baru alias terbebas dari bayang-bayang istrinya. Namun ternyata usahanya ini tidak membuahkan hasil. Melihat bapaknya masih larut dalam kesedihan, si Jonah (anak semata wayang-nya Sam) jadi sedih kemudian menelpon ke salah satu radio yang sedang menyiarkan konsultasi psikologi. Intinya si Jonah bilang: “my dad need new wife“, dan dari sinilah cerita dimulai. Pada akhirnya si Sam dapat menerima (merelakan) kematian istrinya sekaligus dapat penggantinya alias calon istri baru (Meg Ryan) karena usaha keras si anak and every body’s happy.

fin!

Written by Agust

Juni 12, 2008 at 01:16

autorun

leave a comment »

Semakin hari ternyata semakin kreatif saja si pembuat virus. “Aya-aya wae makhluk ini“, kalau meminjam istilahnya si JK (Jarwo Kuwat, bukan Jeung Karin ato wakil presiden Negara Tetangga). Hal ini semakin membuat khawatir pengguna komputer, apalagi yang tidak ter-install antivirus di komputernya. Seperti halnya Guzand, makhluk yang satu ini memang ogah pake anti-virus.

Beberapa hari yang lalu flash disk saya terhubung ke komputer teman. Cuma mindahin data sebentar ke komputer tersebut. Tidak disangka dan diduga ternyata flash disk ini disusupi penumpang gelap. Beberapa biji file .exe dan settingan agar program tertentu jalan ketika flash disk ini dihubungkan ke komputer lain. Untung saja autorun di komputer saya non-aktif. Jadinya jebakan virus tersebut gagal berjalan. Merasa ada bahaya di flash disk ini saya langsung hapusin satu-satu .exe yang kita anggap virus. Sayangnya kan tidak selalu feeling kita alert. Seringkali kitanya tidak aware dengan berbagai keanehan yang terjadi di komputer kita.

Moral of the story (pinjem istilahnya Bu Inge), meskipun saran saya ini terdengar basi dan tidak asik, sebaiknya (atau seharusnya) non-aktifkan pilihan autorun untuk disk plus install anti-virus. Toh autorun manfaatnya cuma dikit, dan kita masih bisa menjalankan program-program di CD yang didesain jalan otomatis dengan cara manual. Oiya, ada tips dari Noeng buat matiin auto run. Jalankan Run->gpedit.msc, trus pilih Computer Configuration->Administrative Templates->System->Turn Off Autoplay. Done!

Dough!!

Written by Agust

November 23, 2007 at 11:46

Ditulis dalam pilm