午前 の 日記

Jejak langkah jalan sunyi

Archive for the ‘Jumatan’ Category

Hijrah

leave a comment »

Jumat kemarin materi khutbah masih mengenai hijrah, meskipun tahun baru Islam hampir sebulan lewat. Well, no big deal. Tinggal duduk manis mendengarkan khutbah, ngantuk dikit juga boleh.

Khutbah hampir selesai, pak khatib mulai memanjatkan doa. Tiba-tiba terdengar orang mengerang. Makin lama makin keras seakan seluruh nafasnya tersangkut di kerongkongannya.

Kontan saja membuat jamaah timbul rasa keingintahuannya. Namun khutbah masih berlangsung sehingga kondisi masih terkendali. Baru setelah khutbah selesai, jamaah sedikit heboh. Tak lama kemudian ada orang yang digotong. Tidak bergerak kakinya. Mungkin beliau sudah ‘berhijrah ke tempat yang lebih baik’.

Written by Agust

Desember 19, 2011 at 22:22

Ditulis dalam Jumatan

Tagged with

QoD

with 5 comments

Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima) (2:263)

Artinya: Instructive words and forgiveness are better than charity that may cause an insult to the recipient.

Written by Agust

Maret 19, 2010 at 13:31

QoD

with 2 comments

Pernahkah Anda mendengar quote ini:

Afsus salaama, wa silul arhaama, wa shalluu billaili wan naasu niyaamun, satadkhulul jannata bisalaamin

Tebarkan salam, sambungkan silaturrahim, dan shalat malamlah di kala manusia sedang tidur, niscaya Kamu masuk surga dengan selamat.

Well, saya mendengar kembali quote ini di Jumatan tadi. Lama juga tidak mendengar quote ini. Memang ada ya manusia yang masuk surga dengan tidak selamat? 😛

Written by Agust

Maret 6, 2010 at 03:21

Ditulis dalam Daily Life, Jumatan, Quotation of the Day

Tagged with

Periksa Bawaan Anda

leave a comment »

Ada yang menarik pada khutbah Jumat siang tadi. Tema yang bersesuaian dengan akhir tahun. Apa itu? Persiapan menyambut tahun baru serta evaluasi terhadap kinerja kita selama setahun.

Perjalanan hidup kita makin tahun tentunya makin mendekati dengan kematian. Ibarat suatu perjalanan, umur kita sekarang adalah jarak yang sudah ditempuh, sedangkan sisa umur kita adalah jarak yang masih harus kita lewati. Apa yang dibutuhkan dalam perjalan? Tentunya bekal. Bekal yang menunjang perjalanan. Kita perlu jeli dengan bawaan kita. Jangan-jangan kita membawa barang yang tidak kita butuhkan dan mengganggu perjalan. Lebih sial lagi kalo ternyata isi bekal kita adalah sampah yang mengandung kuman penyakit. Jangan-jangan secara tidak sadar kita yang mengumpulkan bekal yang berupa hazardous waste.

 

Selamat jalan Pak Suparsun! Tetanggaku di kampung, bapak dari teman karibku, serta teman main catur pas ronda. Semoga Allah mengampuni dan menyayangi Sampean, serta mengangkat derajat keluarga yang ditinggalkan. Saya kaget, kok Sampean tiba-tiba saja perginya.

Written by Agust

Desember 27, 2008 at 02:33

Di persimpangan

with 9 comments

Tidak terasa ternyata sudah hari Jumat lagi. Ini artinya saatnya untuk Jumatan kembali. No big deal, tinggal datang ke masjid, dengerin khutbah Jumat, kemudian shalat Jumat. Masalahnya muncul kalau datangnya ke masjid telat. Sehingga hampir dipastikan tidak dapat tempat yang layak. Ini jadi pelajaran tersendiri, “Jangan sampai telat pergi Jumatan”.

Tempat tinggal saya terletak di antara dua masjid kecil, let say Masjid Utara dan Masjid Selatan. Posisinya hampir persis di tengah-tengahnya dan jaraknya tidak terlalu jauh, hanya beberapa blok (rumah) dari kost saya. Jadi kalau pengen shalat berjamaah bisa memilih antara dua masjid ini.

Siang ini saya sedikit bingung akan jumatan di masjid mana. Kalau Masjid Utara: selesainya lebih lama tetapi karpetnya lebih bersih dan lebih tenang (tidak ada anak kecil yang tiba-tiba teriak mengagetkan). Sedangkan Masjid Selatan: selesainya lebih cepat tetapi karpetnya agak kotor, sehingga tidak kuat kalau sujud lama-lama plus ada bonus suara-suara yang mengagetkan. Setelah pikir-pikir akhirnya saya pilih Masid Selatan dengan pertimbangan biar cepet selesainya. Karena ada sesuatu yang harus saya bereskan setelah jumatan nanti.

Agar tidak ngantuk selama khutbah berlangsung, saya ikuti saja tips dari pak BR, yaitu menulis kembali poin-poin isi khutbah jumat. Topik utama khutbah jumat minggu ini adalah hal-hal yang bisa merusak amal ibadah kita. Ada 6 poin utama yaitu:
1. Suka mengorek (menyebarkan) aib orang lain.
2. Keras hati
3. Cinta dunia
4. Tidak punya malu
5. Panjang angan-angan
6. [Sorry kelupaan…]

Alhamdulillah, setelah berusaha menghafal ke-enam poin tersebut (meskipun masih juga ada yang terlupa) saya tidak tertidur sampai akhir acara. Dan ternyata benar adanya, saya sudah selesai jumatan sedangkan Masjid Utara belum selesai khutbah Jumat. Gigigigi.

fin!

Written by Agust

April 15, 2008 at 10:28

Ditulis dalam Jumatan