午前 の 日記

Jejak langkah jalan sunyi

Archive for the ‘Sitiran’ Category

Compromise

leave a comment »

“I can’t decide what I want to be: a millionaire or an artist.”

*Can’t you just compromise? Become a millionaire artist or something…

:))

Pagi!

Written by Agust

Juni 7, 2012 at 03:24

Ditulis dalam Quotation, Sitiran

Make Prediction #QoD

leave a comment »

if you make a great number of predictions, the ones that were wrong will soon be forgotten, and the ones that turn out to be true will make you famous.

Written by Agust

Mei 5, 2010 at 02:27

You Know

with 3 comments

You know you’re getting old when…

You throw your back out on the toilet.
You shave your ears.
Your second wife calls your first wife “ma’am”.
You’re genuinely excited when your prescriptions arrive in the mail.
You read the obits in the newspaper to check the ages of the dead people.
You read a newspaper.
[..]
You pee in morse code — dots and dashes — and have to look down to see when you’re done.
Your doctor says things like “that’s normal for a man your age” and “consider yourself lucky”.
[..]

Hahaha, setelah sekian lama absen dari serial ini 😀

Written by Agust

Maret 22, 2010 at 15:13

Ditulis dalam pilm, Selingan, Sitiran

Tagged with

Jika

with one comment

Jika Tuhan memang ada, tidak hanya Ia ulung meninggalkan jejak. Lebih dari segalanya, Ia pandai menyembunyikan diri. Dan dunia bukanlah sesuatu yang pandai bercerita. Langit masih menjaga rahasia mereka. Tidak banyak desas-desus yang beredar di antara bintang-bintang. Tetapi, belum ada seorang pun yang melupakan Big Bang. Sejak saat itu, keheningan meraja, dan semua yang ada di sana pun bergerak menghindar. Kita masih bisa bertemu dengan bulan. Atau sebuah komet. Tetapi, jangan mengharapkan sambutan hangat. Undangan berkunjung tidak ditulis di angkasa.

Written by Agust

Januari 13, 2010 at 19:06

Kotak Beledu Merah

with 4 comments

Tak ada satu manusia, atau satu makhluk hidup pun, dapat bertahan lama di kolong langit yang abadi. Para perempuan tercantik, para lelaki paling terdidik, bahkan Muhammad, yang telah mendengar ‘suara’ Allah sendiri, semuanya akan melayu, dan tiada. Semua fana. Hanya langit, yang tertinggal, lebih lama ketimbang semua. Bahkan ketimbang derita.

–Bowa Johar, penyair Balti

Written by Agust

Februari 15, 2009 at 05:29

Ditulis dalam Sitiran, w380i

Tagged with , ,